Contact online

Website BAYU TV OFFICIAL tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari BAYU TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

SMPN 2 Nganjuk Tanamkan Sikap Anti Kekerasan dan Bullying Pada MPLS T.A 2024



Nganjuk,- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan momen yang dinantikan oleh peserta didik baru untuk lebih mengenal lingkungan, aturan, dan budaya sekolah.

Dalam MPLS serentak tahun ajaran 2024/2025, SMPN 2 Nganjuk menanamkan sikap anti kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah sesuai dengan edaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Dalam hari pertama masa pengenalan, peserta didik baru akan diberikan pandangan terhadap jenis-jenis tindak kekerasan dan bullying, juga ditanamkannya sikap ramah dan saling menghormati. 

Dilanjutkan dengan aksi kampanye tolak kekerasan dan bullying di lingkungan sekolah maupun luar sekolah dengan menempelkan poster anti kekerasan, ditutup dengan deklarasi tolak kekerasan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Mohammad Maji selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMPN 2 Nganjuk, ia menjelaskan bahwa sebanyak 288 peserta didik baru akan dikenalkan pada lingkungan sekolah baru dan ditanamkan sikap anti kekerasan dan bullying dalam tiga hari masa pengenalan yang dalam pelaksanaannya akan dipandu oleh wali gugus, guru pemateri dan OSIS.

"Kami berharap dalam MPLS ini, dapat memberikan bekal bagi siswa-siswi baru untuk lebih mengenal lingkungan SMPN 2 Nganjuk, bagaimana berinteraksi dengan teman baru dan bagaimana belajar dengan nyaman di lingkungan sekolah yang baru," jelas Waka Kesiswaan tersebut.

Lebih lanjut, dalam hari kedua MPLS peserta didik akan diajak untuk membangun komunikasi, kepercayaan diri, dan pengendalian diri melalui permainan yang akan dipandu oleh OSIS dan didampingi oleh guru wali gugus.

Hari terakhir masa pengenalan, peserta didik akan dikenalkan lebih dalam tentang lingkungan sekolah serta kurikulum dan cara belajar di sekolah tingkat menengah.

Dengan kegiatan MPLS ini, harapannya peserta didik baru dapat segera menyesuaikan diri dengan perubahan belajar dari sekolah dasar ke sekolah menengah.

"Untuk anak-anak baru diharapkan segera bisa menyesuaikan perubahan belajar, nyaman dengan lingkungan sekolah baru dan teman-teman baru," imbuh Maji.(tim)