Contact online

Website BAYU TV OFFICIAL tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari BAYU TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

Dikeluhkan Warga Soal Bau, Pabrik Pakan Nganjuk Sempat Bikin Pekerja Resah




NGANJUK,- Aktivitas produksi PT Nugraha Tanjung Jaya Abadi di Kabupaten Nganjuk sempat terhenti setelah muncul keluhan warga mengenai bau tidak sedap yang dirasakan di sekitar lingkungan pabrik.

Keluhan tersebut disampaikan salah seorang perangkat Dusun Pugruk. Persoalan bau itu kemudian berimbas pada aktivitas produksi perusahaan yang selama ini juga menjadi tempat bekerja sejumlah warga sekitar.

Salah seorang pekerja, Untung, mengatakan penghentian aktivitas produksi membuat dirinya khawatir karena penghasilannya bergantung pada pekerjaan di pabrik tersebut.

“Terus keluarga saya harus makan apa? di sini mata pencaharian saya,” ujarnya.

Kekhawatiran pekerja muncul karena belum jelas berapa lama aktivitas produksi akan terhenti. Bagi warga yang bekerja di perusahaan, berhentinya kegiatan produksi berarti berkurangnya aktivitas kerja yang menjadi sumber penghasilan mereka.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk menyatakan telah menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait persoalan tersebut.

Kabid I Perencanaan, Pengawasan dan Peningkatan Kapasitas DLH Kabupaten Nganjuk, Sutini, mengatakan DLH menangani tindak lanjut atas laporan masyarakat, sedangkan kewenangan penghentian kegiatan usaha berada pada Satpol PP.

“Penutupan/pemberhentian ini ranahnya Satpol PP, bukan DLH. Kami hanya menindaklanjuti keluhan warga,” kata Sutini saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (17/9/2026).

Menurut Sutini, keputusan akhir yang disampaikan kepada pihak perusahaan tidak berupa penutupan permanen. PT Nugraha Tanjung Jaya Abadi masih diperbolehkan menjalankan kegiatan usaha dengan ketentuan memenuhi perizinan sesuai KBLI yang ditetapkan.

Keterangan tersebut menempatkan persoalan PT Nugraha Tanjung Jaya Abadi pada dua sisi yang berbeda: keluhan warga mengenai gangguan bau dan keberlangsungan aktivitas usaha yang menjadi sumber penghasilan sebagian warga sekitar.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan mengenai hasil pengujian atau pemeriksaan yang secara spesifik menyimpulkan sumber bau tersebut berasal dari proses produksi PT Nugraha Tanjung Jaya Abadi.

Pihak perusahaan juga belum memberikan keterangan terkait keluhan warga, penghentian produksi, maupun langkah yang akan dilakukan untuk memenuhi ketentuan perizinan tersebut.